Jika dulu Departemen Pertahanan Amerika Serikat alias Pentagon muncul dengan proposal Star Wars, kini berubah menjadi Star Trek alias penjelajahan bintang. Tak main-main, Lembaga Proyek Riset Pertahanan Lanjutan (DARPA), sebuah lembaga riset di bawah Pentagon yang dulu ikut mengembangkan internet, membuka sayembara usulan perjalanan bintang.
Pemenang yang bisa memberikan ide terbaik akan mendapat setengah juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp4,5 miliar. Bulan ini, 150 pihak bersaing menjawab sayembara dari pemerintah federal ini.
Pejabat menyatakan, beberapa nama besar sudah tertarik ikut. Idenya adalah membuat perjalanan bintang bisa dilakukan dalam seabad.
Pentagon memang dikenal sebagai ide besar dan pengeluaran besar. Tahun 1980-an, Pentagon mengembangkan sistem misil pertahanan berbasis angkasa luar. Kini mereka muncul dengan konsep Perjalanan Bintang 100 Tahun. Anggarannya US$1 juta. Setelah dipresentasikan musim gugur ini di Orlando, pada November nanti, DARPA akan menentukan siapa pemenang sayembara.
David Neyland, Direktur Teknologi Taktis DARPA, menyatakan, dana sayembara ini akan menjadi "bibit uang" untuk menolong seseorang memikirkan ide perjalanan bintang dan melakukannya di sektor swasta. Ini bukan soal perjalanan ke planet terdekat dan bukan soal menggunakan robot, kata Neyland.
Namun, bintang terdekat dari matahari kita berjarak 25 biliun mil. Roket tercepat manusia membutuhkan 4.000 tahun ke sana. Artinya, kata Neyland, proyek Star Trek ini bukan hanya soal roket metode terbaru. Proyek ini juga berkaitan dengan upaya menangani usia manusia yang terbatas, sehingga berkaitan dengan soal pengobatan, pertanian, etika dan daya tahan tubuh.
Salah satu yang tertarik proyek ini adalah ilmuwan-jutawan Craig Venter, salah satu orang yang memetakan genom manusia dan sekarang bekerja di bidang kehidupan artifisial dan bahan bakar alternatif.
"Kami ingin menangkap imajinasi rakyat," kata Neyland.
Namun tak semua setuju dengan proyek ini. Wakil Presiden Pembayar Pajak untuk Akal Sehat, Steve Ellis, menyatakan, "Ketika melihat jagat raya, proyek ini sepertinya belum masuk daftar prioritas." (eh)
The Associated Press
Artikel Terkait:
- 5 Lomba 17an yg terancam diganti oleh permainan digital
- 10 Produk Fenomenal Cermin Kesuksesan Steve Jobs
- Inilah 17 Karyawan Pertamax Facebok [+Pict]
- Inilah Fungsi 14 Tombol di Balik Setir Mobil Balap F1
- Inilah Pesawat Siluman Yang Bisa Terbang, Berlayar dan Menyelam
- Inilah Senjata Canggih Pemburu Bajak Laut ( Pic + Video )
- Diam-diam, Revolusi Digital Korut Dimulai
- Inilah C2-03, Ponsel Slide Dual SIM Nokia
- Wow,, Pria Ini Bikin Reaktor Nuklir di Dapur !!
- Jangan Pernah Menterjemahkan Bahasa IT ke Bahasa Indonesia
- Mengenal Lebih Jauh Fakta Fakta Tentang Pesawat Teraman Sedunia "AIR FORCE ONE"
- Kisah Penemuan Galaksi Bima Sakti
- Kupas Tuntas Penemuan Jasad Alien
- Fantastic !! Inilah Binatang Yang Bisa Hidup di Luar Angkasa
- NASA bermaksud menggunakan senjata nuklir untuk mencegah planetoid menabrak bumi
- Tahukah Kalian Alien Punya Agama? [Beta-ufo wajib masuk]
- Bukti Bahwa Alam Semeste ini Sudah Tua
- Benarkah Emas dan Platina berasal dari luar angkasa ?
- Astronom Temukan Quasar Terjauh
- NASA Gugat Astronot Nyentrik, Edgar Mitchell
0 komentar:
Posting Komentar
KOLOM KOMENTAR TIDAK MENGGUNAKAN CAPJAY,, JADI JANGAN SUNGKAN UNTUK KOMEN. OK....