INDONESIA

NEVER SAY NEVER
TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA

Jangan Lupa klik Tombol Like ya..!!

Senin, 18 Juli 2011

Sejarah Berdirinya Fuji Television ( Jepang )



Fuji Television Network, Inc. (株式会社フジテレビジョン Kabushiki Gaisha Fuji Television?, PT Televisi Fuji) adalah stasiun televisi di Jepang yang memancarkan siaran ke kawasan Kanto dan sekitarnya. Stasiun televisi ini sering disebut Fuji TV (フジテレビ Fuji Terebi?), atau CX yang berasal dari tanda panggilan JOCX-TV.

Fuji Television adalah bisnis inti milik konglomerat media massa terbesar di Jepang, Fujisankei Group yang memiliki 76 anak perusahaan, 5 badan hukum, 3 museum seni, dan lebih dari 10 ribu karyawan.[2] Di seluruh Jepang terdapat 28 stasiun televisi yang bergabung dalam Fuji Network System (FNS) dan Fuji Network Sport, serta Fuji News Network (FNN) sebagai kerjasama pertukaran materi acara dan berita.

Selain siaran pancaran darat (TV lokal), Fuji TV memiliki siaran digital Fuji TV 721 dan Fuji TV 739. Keduanya bisa diterima melalui TV kabel, TV satelit berlangganan SKY PerfecTV! (124 derajat Bujur Timur), atau e2 by sukapa dari Satellite Service (kontraktor SKY PerfecTV!).

Sejarah


* 18 November 1957 - Nippon Cultural Broadcasting dan Nippon Broadcasting System, serta perusahaan film Tōhō, Daiei Motion Picture Company dan Shōchiku bersama-sama mendirikan Fuji Television (富士テレビジョン).
* Desember 1958 - Penulisan kata "Fuji" pada nama Fuji Television diganti dengan aksara katakana (フジテレビジョン).
* 1 Maret 1959 - Siaran TV lokal JOCX-TV dimulai secara resmi. Siaran perdana Mainichi Broadcasting System (MBS) Osaka dan Kyushu Asahi Broadcasting (KBC) Kyushu juga dimulai pada hari yang sama. Di wilayah Kansai, Kansai Telecasting Corporation (KTV) dan Mainichi Broadcasting System (MBS) sama-sama tergabung dalam jaringan Fuji TV, tetapi MBS memisahkan diri pada tahun berikutnya.
* Juni 1959 - Penandatanganan perjanjian kerjasama Fuji Network System (FNS) antara Fuji TV dan Tokai TV, Kansai TV (KTV), serta Kyushu Asahi Broadcasting.
* 3 September 1964 - Bersamaan dengan pembukaan Olimpiade Tokyo, Fuji TV memulai siaran berwarna. Acara Boku wa Mitanda merupakan siaran berwarna pertama dari Fuji TV. Dimulai pukul 10 pagi dengan masa tayang 30 menit, acara tersebut menjadikan Fuji TV sebagai televisi ke-3 yang melakukan siaran berwarna di Tokyo.
* Oktober 1966 - Fuji News Network (FNN) dimulai.
* Oktober 1969 - Fuji Network System (FNS) dimulai.
* 1971 - Penutupan divisi rumah produksi dan penggantian statusnya menjadi anak perusahaan (Fuji Pony, Wide Pro, dsb.). Selain siaran berita, olahraga, dan siaran langsung, semua acara dibuat oleh rumah produksi (hingga tahun 1980).
* 1973 - Fuji TV sepenuhnya melakukan siaran berwarna setelah acara Kinkan Shiroto Minyō Meijinsen menjadi berwarna.
* Oktober 1978 - Fuji TV menjadi siaran televisi ke-3 di Jepang yang melakukan siaran stereo dan siaran dwibahasa (pengeras suara kiri-kanan berbeda bahasa) setelah Nippon Television dan NHK. Tayangan stereo pertama adalah pertandingan bisbol dari Stadion Meiji Jingu.
* 1984 - Direktur Utama Fujisankei Communications Group, Haruo Shikanai mengumumkan rencana perluasan usaha, termasuk TV satelit, perluasan studio, dan kepindahan stasiun televisi ke Odaiba.
* Desember 1985 - Siaran teleteks yang pertama.
* 1 April 1986 - Logo Fuji TV diganti menjadi "Medama" (bola mata) bersamaan dengan penyatuan identitas perusahaan Fujisankei Group.
* 1988 - Perjalanan kereta api Orient Express dari Paris ke Tokyo untuk memperingati hari jadi ke-30 Fuji Television. Orient Express diangkut dengan kapal laut dari Hong Kong menuju Prefektur Yamaguchi.
* November 1990 - Dimulainya siaran percobaan EDTV (Enhanced Definition Television).
* November 1994 - Siaran percobaan televisi resolusi tinggi HDTV (High Definition Television) (dikenal di Jepang sebagai "Hi Vision") dimulai.
* November 1994, Fuji TV mendapat izin menyelenggarakan siaran percobaan Hi Vision secara resmi.
* April 1995 - Fuji TV merger dengan Fujisankei Grup.
* September 1995 - Siaran dengan sistem EDTV-II (Wide-Clear Vision) dimulai.
* Agustus 1996 - Selesainya pembangunan gedung studio baru di Daiba, Minato-ku, Tokyo. Fuji TV mulai pindah ke gedung baru.
* 10 Maret 1997 - Proses pindah selesai, dan secara resmi Fuji TV berlokasi di Daiba, Minato-ku, Tokyo.


* Agustus 1997 - Saham Fuji TV mulai diperdagangkan di Bursa Saham Tokyo seksi I (perusahaan besar).
* April 1998 - Kontraktor Fuji TV untuk melakukan 2 siaran TV satelit disahkan menurut Undang-undang Penyiaran Jepang.
* April 1998 - Saluran TV satelit Fuji TV 721 dimulai.
* April 1999 - Saluran TV satelit Fuji TV 739 dimulai.
* 1 Desember 2000 - Saluran TV digital BS Fuji mulai siaran. BS adalah singkatan dari Broadcasting Satellite.
* 1 Desember 2003 - Siaran digital TV Lokal JOCX-DTV dimulai.
* 17 Januari 2005 - Fuji TV mengumumkan rencana mengambil alih stasiun radio Nippon Broadcasting System yang masih berafiliasi dengan Fujisankei Group. Sejumlah 36,47% saham Nippon Broadcasting System dimiliki Fuji TV.
* 23 Mei 2005 - Fuji TV membeli semua saham Livedoor Partners yang kemudian berganti nama sebagai Livedoor Financial Holdings.[3]
* 15 Juli 2005 - Siaran televisi internet jalurlebar Fuji TV On Demand (www.fujitvondemand.jp) secara resmi dimulai.
* 1 September 2005 - Fuji TV dan Nippon Broadcasting System tukar-menukar saham, dan Nippon Broadcasting System menjadi anak perusahaan.
* 23 Januari 2006 - CEO dan 3 eksekutif Livedoor ditahan atas tuduhan pelanggaran undang-undang sekuritas.[4]
* 15 Maret 2006 - Layanan podcasting Fujipod dimulai di situs web Fuji TV.
* 16 Maret 2006 - Semua saham Livedoor yang dimiliki Fuji TV dijual kepada konglomerat media USEN dengan harga 9,5 milyar yen (kerugian Fuji TV sebesar 34,5 milyar yen).
* 1 April 2006 - Dimulainya siaran digital TV lokal sistem 1seg untuk telepon genggam.[5]
* 3 April 2006 - Fuji Television menjadi perusahaan induk (holding company) bagi Fujisankei Group.

Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=9714442

Artikel Terkait:


0 komentar:

Poskan Komentar

KOLOM KOMENTAR TIDAK MENGGUNAKAN CAPJAY,, JADI JANGAN SUNGKAN UNTUK KOMEN. OK....

Jangan Lupa klik Tombol Like ya..!!

Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More