INDONESIA

NEVER SAY NEVER
TERIMAKASIH ATAS KUNJUNGANNYA

Jangan Lupa klik Tombol Like ya..!!

Kamis, 04 Agustus 2011

Miris,, Ratusan ABG Nikah Muda karena Hamil !!

abg hamil
GUNUNGKIDUL- Pergaulan bebas anak muda di Gunungkidul, Yogyakarta, memprihatinkan. Hal itu terlihat dari tingginya angka pernikahan usia remaja. Pada semester I-2011 tercatat 130 pasangan anak baru gede mendaftarkan diri untuk mendapatkan dispensasi nikah.

Panitera Muda Hukum Pengadilan Agama Kabupaten Gunungkidul Siti Haryanti mengatakan, angka tersebut cukup mengejutkan karena terjadi lonjakan dibanding 2010 lalu.


Selama setahun tercatat 120 pasangan anak di bawah umur yang menikah. "Berdasarkan data yang ada dalam tahun 2011 hingga akhir bulan Juni, sudah ada 130 pasangan anak di bawah umur yang mengajukan pernikahan," beber Haryanti, Rabu (3/8/2011).


Menurutnya, pengadilan agama harus menerima pengajuan nikah usia dini karena rata-rata pasangan sudah hamil. Usia rata-rata perempuan yang mengajukan yakni di bawah 16 tahun dan laki-laki di bawah 19 tahun.


"Usia dalam UU Perkawinan No 1 Tahun 1974 batas minimal di atas 16 tahun untuk perempuan dan laki-laki 19 tahun," jelasnya.


Data Pengadilan Agama Wonosari menunjukkan, kecamatan yang memiliki perkara nikah di bawah umur tertinggi pada 2010 lalu yakni Wonosari yakni enam remaja. Disusul Kecamatan Playen, Tanjungsari, dan Saptosari masing-masing lima perkara. Sementara kecamatan lain masih dengan rata-rata sekira tiga perkara.


Dihubungi terpisah, aktivis Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Rino Caroko mengaku prihatin dengan perilaku seks bebas kalangan remaja. Dia menengarai ada sistem pendidikan yang perlu dibenahi sehingga anak atau remaja dapat mengekspresikan kegiatan secara maksimal guna menekan kegiatan negatif.


Selain itu orangtua juga turut menjadi kontributor terbesar dalam memberikan efek positif maupun negatif kepada anak.


"Kalau nikah sebelum umur itu berarti terpaksa, sehingga tentu ada penyebab mengapa dia terpaksa. Kebanyakan memang hamil. Nah saya perlu untuk melakukan pembenahan kembali sistem pendidikan sehingga remaja itu mampu berekspresi atau diberikan ruang," terangnya.


source


Artikel Terkait:


0 komentar:

Poskan Komentar

KOLOM KOMENTAR TIDAK MENGGUNAKAN CAPJAY,, JADI JANGAN SUNGKAN UNTUK KOMEN. OK....

Jangan Lupa klik Tombol Like ya..!!

Twitter Delicious Facebook Digg Favorites More